.....Itu Akan Kami Lakukan Hanya Bagi Orang - Orang Yang Mencintai Negerinya Dan Menganggap Baik Apa Yang Kami Kerjakan.......

Kartu Undangan 1617
SAMUEL COSTER

Rabu, 19 Januari 2011

ANGGUR MERAH DALAM GENGGAMAN MANDIRI



Mikhael Mandiri Ozawa, salah serang pencari kerja, memperhatikan Iklan pada sebuah surat kabar harian. “ Dibutuhkan seorang Tenaga Konsultan untuk Program Desa Mandiri Anggur Merah dari Perusahan Anggur Merah “ yang bergerak di bidang Pemberdayaan Masyarakat lengkap dengan alamat dan nomor telepon perusahaan.
Segera setelah membaca Iklan tersebut , Mikhael Mandiri menelpon ke perusahaan untuk menayakan persyarata-persayaratan yang perlu di bawah untuk melamar ke perusahaan itu. .” Mikhael kaget karena dalam pembicaraan itu Pimpinan perusahaan langsung melakukan wawancara dan tes interviu melalu jaringan telephone seluler..” akhir dari pembicaraan yang cukup memakan waktu  itu, Mikhael disuruh Menghadap kekantor perusahaan Anggur Merah tujuh hari setelah tes hari itu.”
Silahkan Anda langsung masuk  ke ruangan Bapak,” kata wanita  pramu  tamu yang duduk di belakang meja di depan kantor Perusahaan Anggur Merah, sambil tersenyum..
Mikhael Mandiri melihat sang manager  Perusahaan Anggur Merah berdiri, memandang keluar jendela. Ia berbalik dan menyalami Michael Mandiri dengan jabat tangan yang erat. “ Saya Zandy Marhaen Direktur Utama Perusahaan Anggur Merah, ..” Senang bertemu Anda.”
“ Terimakasih, Bapak telah meluangkan waktu untuk saya,” kata Mikhael Mandiri..
‘ Jangan terlalu senang dulu, sampai Anda tahu apakah saya dapat membantu Anda atau tidak. Apakah Anda ingat apa yang saya katakan  sebelum kita mengakhiri pembicaraan telpon minggu lalu ?” Zandy bertanya serius.
Mikhael berpikir sejenak,”Terus terang, Tidak.”
“ Saya katakan  pada Anda bahwa Anda sedang memulai  sebuah perjalanan.”
‘ Oh, iya,” kata Mikhael.” Perihal Perjalanan Ke Desa Mandiri  Anggur Merah. Sepertinya lebih menyerupai perjalanan menuju Disney World dari pada perjalanan ke tempat lain. Namun sejujurnya saya tidak mengerti  apa yang Bapak maksudkan.”
“ Desa Mandiri Anggur Merah bukanlah suatu tanah impian,”jelasnya. “ Ini merupakan dunia nyata. Menurut Anda sendiri, apa artinya?”
“ Baiklah,” Kata Mikhael Mandiri, sambil membiarkan pikirannya berkelana,” kata perjalanan  mengandung arti  bahwa  diperlukan beberapa waktu untuk sampai kesana.”
Zandy Marhaen mengangguk.
Dengan penuh semangat, Mikhael melanjutkan bicaranya, “ Hal ini juga dapat dipahami sebagai suatu kisah petualangan, dimana seorang menapaki jalan di lereng gunung dan melalui hutan rimba. Sesuatu yang tidak diharapkan dapat terjadi. Munculnya banyak ujian disepanjang jalan. Kira-kira seperti itu.”
“ Tepat sekali,” Zandy Marhaen mengangguk.” Dan bagaimana dengan kata Desa Mandiri  Anggur Merah……
“ Tampaknya seperti sebuah Desa  yang berbeda dengan Desa lain yang saya tempati saat ini. Saya yakin Desa Mandiri Anggur Merah adalah suatu Desa dimana adat kebiasaan penghuninya tidak seperti  yang dimiliki orang-orang yang biasa saya lihat. Singkatnya sebuah Desa asing. Begitulah kira-kira”
‘ Bagus,” kata Zandy sambil tersenyum puas.” Saya senang bahwa Anda menganggap Desa Mandiri Anggur Merah sebagai Desa asing.
“ Karena , pikiran-pikaran bernas dan ide –ide yang bagus maka aku nyatakan hari ini Anda kuterima sebagaii  karyawan  dan langsung menduduki posisi strategis sebagai Konsultan Program Desa Mandiri Anggur Merah . “ Tetapi  masih ada satu  syarat yang harus Anda penuhi !, Apa itu?, sanggah Mikhael  Mandiri dengan jidat berkerut….
“ Ingat, ada tiga kunci utama yang perlu Anda jaga sepanjang hidup bersama  di Desa Mandiri Anggur Merah :
Pertama   :      Anda harus Berbagi  Informasi yang Akurat dengan Orang – orang di Desa itu. Karena Tanpa Informasi  yang akurat, orang tidak akan dapat bertindak secara bertanggung  jawab. Dengan  informasi  yang akurat orang akan terdorong untuk bertindak secara bertanggung jawab. Sebagai misal Anda harus menjelaskan  bahawa Program Anggur Merah adalah sebuah program Perusahan, dimana perusahaan  menyiapkan sejumlah ANGGaran Untuk Rakyat MEnuju sejahteRA….khusus untuk kegiatan Peningkatan Ekonomi produktif di desa….masing –masing desa akan di berikan   dana sebesar  Rp. 250 juta. Usahakan supaya penjelasan Anda secara detail dan dapat diterima, karena ini sangat menetukan anda untuk melangkah ke kunci utama berikutnya…
Kedua     :  Sebelum melakukan kegiatan Anda harus bersama mereka menciptakan Otonomi melalui batas wewenang kerja.Karena  dengan adanya Otonomi melalui batas wewenang kerja maka dapat membantu setiap orang untuk belajar bertindak  dengan penuh tanggung jawab. Dan..
Ketiga         :   Rubahlah cara berpikir mereka yang hirarkis dengan Tim Mandiri.
” Haaa??? Merubah Pola pikir orang Desa ????“ Kenapa demikain ?... untuk point ketiga saya berkeberatan !. Bantah Mikhael Mandiri dengan wajah sembab…..
“ Anda harus ketahui bahwa Pemberdayaan bermula dari mengajarkan kepada orang lain segala sesuatu yang dapat mereka lakukan agar tidak tergantung pada Anda”.
 Zandy kembali menurunkan tensi pembicaraannya…..  
 Banyak dari kita yang mencoba untuk memberdayakan orang lain dengan cara kita sendiri karena pola pikir kita yang tradisional. Kita ini orang modern dan maju dalam bidang teknologi, meskipun masih memiliki kepercayaan tradisiaonal dan naïf terhadap orang-orang di sekitar kita..
“ Benarkah seburuk itu ? “ Tanya Mikhael Mandiri…
“ Zandy Marhaen tersenyum.” Saya akan merugikan Anda, seandainya saya hanya memberi  pembicaraan pendek sekedar  sebagai pembangkit semangat menyangkut cara-cara mamberdayakan orang, memberikan Anda seperangkat aturan, dan berkata,’Pergilah dan lakukanlah.’…
“ Ingat apa yang saya katakan di telepon dulu : Pemberdayaan tidak berarti memberikan kekuatan ( daya) pada orang-orang. Mereka sebenarnya sudah memilikinya !” ketika Mikhael Mandiri mengangguk, Zandy menunjuk beberapa bingkai papan  penuh tulisan yang tergantung di dinding kantornya:

PEMIKIRAN
YANG PERNAH
MEMBAWA KEBERHASILAN
DIMASA LALU
BELUM TENTU MEMBAWA
KEBERHASILAN
DIMASA  DATANG



PEMBERDAYAAN
BUKAN PERUBAHAN
SEKEJAB



ANGGUR MERAH
TIDAK AKAN PERNAH
BERBUAH
JIKA TIDAK
DITANAM
DARI
SEKARANG

Setelah menatap  papan dengan tulisannya ….Mikhael Mandiri Ozawa …tertunduk dengan perasaan Tenang  dan semangat yang membara……..Ditatapnya  wajah Pa Zandy Marhaen………….” Bapak…….. Anggur Merah itu kini ada Dalam Genggaman Mandiri…….Terima kasih Atas Kepercayaan ini……
“ Selamat Bertugas Mandiri, Jadikan semua Desa..” Mandiri “ …seperti Nama Mu……..”.
Demikian kata akhir Zandy Marhaen mengakhiri pertemuan itu….






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar